PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi ialah kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama, dilakukan dengan cara pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu. Organisasi itu sendiri dibentuk oleh orang-orang dengan tujuan tertentu yang dapat dipetik hasilnya secara bersama-sama, berarti cukup ditangani secara sendiri atau perorangan, maka orang-orang tidak akan membuat wadah yang disebut organisasi.Organisasi diartikan dalam dua macam, yaitu:
1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
2. Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
TEORI ORGANISASI
Organisasi yaitu sekumpulan orang yang bekerja sama yang mempunyai tujuan yang sama dan mempunyai manajemen.sebuah manajemen tidak terlepas dari:
- 1. planing (perencanaan)
- 2. organization (pengorganisasi)
- 3. vactuniety (penepatan sesuai prosedur)
- 4. controling (pengawasan)
Teori Organisasi yang pernah ada dan berlaku sampai sekarang ada tiga, yaitu :
- 1. Teori organisasi klasik.
- 2. Teori organisasi neoklasik .
- 3. Teori organisasi modern.
1. Teori Organisasi Klasik
Teori organisasi klasik kadang disebut juga teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusa (abad 19). Secara umum digambarkan sangat tersentralisasi dan tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak mengandung kreatifitas.
Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
Teori organisasi klasik kadang disebut juga teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusa (abad 19). Secara umum digambarkan sangat tersentralisasi dan tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak mengandung kreatifitas.
Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
- 1. Teori Birokrasi.
- 2. Teori Administrasi.
- 3. Teori Manajemen Ilmiah.
Menurut pengikut organisasi klasik, adanya suatu organisasi formal sangat bergantung pada empa kondisi pokok yaitu :
- 1. Kekuasaan.
- 2. Saling melayani.
- 3. Doktri ( rumusan tujuan organisasi).
- 4. Disiplin (perilaku yang ditententukan oleh perintah).
2. Teori Organisasi Neoklasik
Dalam hal pembagian kerja, teori neoklasik telah mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut :
- Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
- Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
3. Teori Organisasi Modern
Teori organisasi modern kadang disebut juga sebagai analisa sistem pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori Modern dikembangkan sejak tahun 1950, dalam banyak hal yang mendalam teori modern berbeda dengan teori klasik, perbedaannya adalah :
- · Teori Klasik memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi, sedangkan teori modern dengan tekanan pada perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh.
- · Teori klasik telah membicarakan konsep koordinasi, skalar dan vertikal, sedangkan teori modern lebih dinamis dari pada teori lainnya dan meliputi lebih banyak variabel yang dipertimbangkan.
CIRI CIRI ORGANISASI
a. Ciri-ciri organisasi yaitu :
1. Adanya komponen ( atasan dan bawahan) .2. Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang).
3. Adanya tujuan .
b. Ciri-ciri organisasi Modern yaitu :
1. Organisasi bertambah besar.2. Pengolahan data semakin cepat.
3. Penggunaan staf lebih intensif.